PT.Clipan Finance Indonesia Tbk
PT.Clipan Finance Indonesia Tbk

Membaiknya kondisi perekonomian Indonesia di tahun 2007 dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 6,3%, tingkat inflasi yang terjaga, nilai tukar Rupiah yang cukup stabil serta turunnya tingkat suku bunga SBI dan suku bunga pinjaman membawa dampak yang positif bagi sektor pembiayaan khususnya termasuk bagi Perseroan.
Pada tahun 2007, Clipan Finance berhasil membukukan pembiayaan baru sebesar Rp 1.386,3 milyar. Jumlah tersebut meningkat 168,6% dibandingkan dengan jumlah pembiayaan tahun 2006 sebesar Rp 516,1 milyar. Pendapatan pada tahun 2007 mencapai Rp 218,2 milyar atau meningkat sebesar 41,7% dibandingkan tahun 2006 sebesar Rp 154,0 milyar. Laba usaha sebelum pajak adalah sebesar Rp 94,2 milyar atau meningkat 36,1% dibandingkan tahun 2006 sebesar Rp 69,3 milyar dan laba bersih mencapai sebesar Rp 74,7 milyar atau meningkat sebesar 48,8% dibandingkan tahun 2006 sebesar Rp 50,2 milyar.
Pembiayaan tahun 2007 terutama berfokus pada sewa guna usaha. Pembiayaan sewa guna usaha alat berat dan peralatan lainnya pada tahun 2007 mencapai sebesar Rp 791,8 milyar diikuti dengan pembiayaan konsumen otomotif dengan Rp 494,5 milyar dan anjak piutang sebesar Rp 100,0 milyar. Untuk pembiayaan konsumen otomotif masih didominasi oleh pembiayaan kendaraan bekas yang mencapai 67,5% dari total pembiayaan kendaraan.
Pendanaan
Perseroan mendapat dukungan pendanaan yang diperoleh dari pinjaman bank. Perseroan memiliki reputasi yang baik di kalangan perbankan dan mendapatkan kepercayaan dalam memperoleh fasilitas pinjaman dari beberapa bank terbaik di dalam negeri. Pendanaan juga diperoleh dari penerbitan obligasi di bursa dan juga didukung oleh dana dari modal sendiri (ekuitas). Pada pertengahan tahun 2007 Perseroan melakukan Penawaran Umum Terbatas IV dan memperoleh dana sebesar Rp 537,7 milyar yang akan digunakan seluruhnya untuk meningkatkan modal kerja.
Sumber Daya Manusia dan Kualitas Pelayanan
Selama tahun 2007, jumlah karyawan Perseroan meningkat sebanyak 61 orang menjadi 313 orang pada akhir tahun 2007. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang merupakan aset penting, Perseroan melakukan langkahlangkah seperti memperbaiki sistem perekrutan karyawan, meningkatkan pelatihan dan pengembangan secara intensif dan memperbaiki sistem penilaian atas kinerja karyawan. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada pelanggan, Perseroan membuka beberapa cabang yang memiliki potensi menguntungkan di Bekasi, Bogor dan Samarinda. Perseroan berusaha meningkatkan kecepatan dalam proses persetujuan pembiayaan dan ketepatan proses pengolahan data nasabah. Selain itu, komunikasi dengan nasabah ditingkatkan termasuk salah satu contohnya penggunaan sms untuk memberikan informasi pembayaran serta menanggapi keluhan nasabah dengan cepat.
Teknologi Informasi
Perseroan melakukan pengembangan dan penambahan infrastruktur secara berkelanjutan baik di kantor pusat dan cabang-cabang yang ada sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektifvitas kerja. Sistem aplikasi yang terintegrasi telah diterapkan mulai dari permohonan pembiayaan, persetujuan kredit, pencairan kredit, pencatatan akuntansi hingga penyediaan laporan operasional telah diterapkan secara real time dari seluruh jaringan. Hal ini sangat membantu manajemen membuat keputusan dengan cepat dan tepat dan memungkinkan Perseroan untuk bersaing di pasar.
Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko
Selama tahun 2007, Perseroan secara kontinu menerapkan tata kelola perusahaan yang baik di seluruh departemen yang ada. Langkah-langkah yang telah diambil dalam mengimplementasikan tata kelola perusahaan yang baik telah disesuaikan dengan ketentuan standar yang berlaku yang ditetapkan oleh Panin Group. Selain itu, Bank Indonesia juga meminta Perseroan untuk menjalankan sistem manajemen risiko yang terintegrasi dengan Bank Panin.
Prospek Usaha
Setelah berhasil melewati tahun 2007 dengan pencapaian yang cukup memuaskan,<.
Laporan Dewan Komisaris (2008)
Lima Tahun NonStop Sangat Bagus
Lima Tahun NonStop "Sangat Bagus". Dari Ratusan perusahaan pembiayaan (multifinance) yang ada, inilah 14 perusahaan pembiayaan yang mencetak predikat "sangat bagus" selama lima tahun berturut-turut..
Clipan Finance Menyodok, BCA Finance Naik
Ada 21 perusahaan peraih predikat “sangat bagus” di kelas asset Rp 1 triliun keatas. Tujuh diantaranya muka baru. Clipan Finance menyodok dan menjadi kampiun. BCA Finance dan Mandala Multifinance berada di urutan berikutnya...
Clipan Finance Memperbesar Bisnis Leasing
JAKARTA. PT Clipan Finance Tbk. menaikkan target kontribusi pembiayaan leasing alat berat ke pendapatan perusahaan. "Kami harapkan kontribusi leasing akan naik menjadi 70%," kata Executive Vice President Corporate Clipan Finance Dwijanto, kemarin.
..